Bagaimana Cara Mengurus dan Menangani Perceraian?

Share Button

Seiring waktu sejak tayangnya web www.ifadvokat.com, mulai dikunjungi banyak pembaca yang mengajukan pertanyaan seputar masalah hukum perceraian.

Sebab itu, admin berencana menyiapkan informasi seputar permasalahan peceraian. Ada hal-hal yang perlu dijawab dalam menyajikan informasi seputar permasalahan perceraian.

Di antaranya yaitu menjawab persoalan-persoalan sebagai berikut:

  1. Persiapan apa yang dilakukan oleh suami atau isteri yang akan melakukan langkah perceraian?
  2. Bagaimana prosedur perceraian bagi muslim dan non muslim? Apakah ada bedanya?
  3. Bagaimana proses dan tahapan perceraian di Pengadilan Agama maupun di Pengadilan Negeri?
  4. Apa perbedaan proses perceraian yang dilakukan oleh suami dengan isteri di pengadilan agama?
  5. Apa saja alasan-alasan yang diperbolehkan untuk dijadikan sebagai alasan perceraian?
  6. Bagaimana cara membuat dan format surat “Permohonan Cerai Talak” dan “Gugatan Cerai” untuk di pengadilan agama, ataupun surat “Gugatan Perceraian” di pengadilan negeri?
  7. Apa yang harus dilakukan bagi pihak “Termohon” atau “Tergugat” yang ingin mempertahankan perkawinan agar tidak cerai?
  8. Apa saja alat bukti atau dokumen-dokumen (bukti surat) yang perlu disiapkan untuk pembuktian di muka persidangan?
  9. Bagaimana jika pihak Termohon atau Tergugat tidak hadir dalam waktu 3 kali meski telah dipanggil secara patut?
  10. Berapa lama waktu proses persidangan perceraian di pengadilan agama maupun di pengadilan negeri?
  11. Apa saja akibat hukum yang timbul (hak dan kewajiban) dari perceraian bagi mantan suami dan isteri?
  12. Mulai kapan terhitung hubungan perkawinan suami dan isteri telah putus secara hukum?
  13. Apa upaya hukum yang dimiliki pihak Termohon dan Tergugat yang tidak pernah hadir terhadap putusan pengadilan agama yang telah diputuskan oleh hakim?
  14. Apa upaya hukum yang dimiliki para pihak yang tidak puas atas putusan pengadilan?
  15. Apakah persidangan perkara perceraian dapat digabungkan dengan perkara lain? Seperti perkara nafkah anak, hak asuh anak dan harta bersama.
  16. Dalam hal apa hakim dapat menolak permohonan atau gugatan perceraian?
  17. Bagaimana mengurus perceraian terhadap perkawinan yang tidak tercatat oleh petugas pencatat nikah (KUA atau Catatan Sipil)?
  18. Apa saja istilah-istilah hukum dalam perkara perceraian? Dan apa pengertiannya dari istilah-istilah tersebut?
  19. Bagaimana jika suami atau isteri tidak diketahui tempat keberadaannya tinggal? Dapatkah proses perceraian dilakukan?
  20. Apakah perlu atau tidak meminta bantuan pengacara dalam mengurus perceraian?

Demikian kiranya persoalan-persoalan perceraian, yang akan disajikan pembahasannya oleh admin www.ifadvokat.com, semoga menjadi informasi hukum yang berguna bagi khalayak ramai.

Lebih Lanjut: Jasa Pengacara Perceraian Dalam Sengketa Perceraian

Leave a Reply

Be the First to Comment!